Kamis, 22 November 2012

Keutamaan Surat Al Kahfi



1. Bismillah, mumpung malam ini malam jumat, share #KeutamaanAlKahfi yuk .

2. “Barangsiapa membaca surah Al-Kahfi pada hari Jumat, niscaya ia diterangi cahaya diantara 2 Jum’at.” (HR Hakim) #KeutamaanAlKahfi

3. “Siapa membaca (sebagian) dari Surah Al-Kahfi, maka jadilah baginya cahaya dari kepala hingga kakinya...." (HR Ahmad) #KeutamaanAlKahfi

4. "....dan siapa yang membaca keseluruhannya (Al-Kahfi), maka jadilah baginya cahaya antara langit & bumi” (HR Ahmad) #KeutamaanAlKahfi

5. “Siapa yg membaca Al-Kahfi pada hari Jumat,bersinarlah bawah kakinya hingga ke langit di hari kiamat..." (HR Ibnu Katsir) ##KeutamaanAlKahfi

6. Siapa yang membaca Al-Kahfi pd hr Jumat, Allah akan ampuni dosanya sampai Jumat berikutnya” (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn) #KeutamaanAlKahfi

7. "Siapa membaca surat al-Kahfi pada malam Jumat, maka dipancarkan cahaya untuknya sejauh antara dirinya dia dan Baitul 'Atiq." (HR. Nasai Hakim) #KeutamaanAlKahfi

8. Siapa yang hafal 10 ayat awal Al-Kahfi akan selamat dr gangguan Dajjal (Muslim, Abu Dawud, al-Nasai dan Tirmidzi) #KeutamaanAlKahfi

9. Kandungan Utama Surah Al-Kahfi : Hikayat Sohibul Kahfi (pemuda2 beriman) yg terjebak dlm gua #KeutamaanAlKahfi

10. Kandungan Utama Surah Al-Kahfi : Kisah Zulkarnain dan Ya'juj & Ma'juj #KeutamaanAlKahfi

11. Kandungan Utama Surah Al-Kahfi : Kisah Nabi Musa & Nabi Khidir AS #KeutamaanAlKahfi

12. Berdasarkan hadits2 tsb, membaca Al-Kahfi bisa (1) mengampuni dosa antara 2 Jumat #KeutamaanAlKahfi

13. Berdasarkan hadits2 tsb, membaca Al-Kahfi bisa (2) Menjadi penerang jiwa di dunia dan di hari kiamat #KeutamaanAlKahfi

14. Berdasarkan hadits2 tsb, membaca al-Kahfi bisa (3) Melindungi dari fitnah Dajjal jika menghafal 10 ayat di awalnya ##KeutamaanAlKahfi

15. Bagi yg baca surah Yaasin di malam Jumat, bagus.Akan lbh baik baca pula surah Al-Kahfi di hari Jumat,jelas disunnahkan #KeutamaanAlKahfi

16. Waktu yg disyariatkan untk membaca Al-Kahfi adalah mulai malam jumat (ba’da magrib) sampai ba’da ashar hari Jumat #KeutamaanAlKahfi

17. Semoga kita bisa rutinkan & biasakan membaca surah Al-Kahfi,insya Allah berpahala Sunnah + keutamaan2 lainnya #KeutamaanAlKahfi


Read More..

Rabu, 21 November 2012

Gaza, Kami Malu Padamu


Gaza, seluruh dunia sedang membicarakanmu...
Sebuah penjara terbesar di dunia yang diblokade dengan dinding tembok lapis baja...
Penjara yang hanya memiliki satu pintu masuk, itupun baru setelah Presiden Mursi membuka...
Sebuah tempat suci untuk 3 agama, Yahudi, Nasrani, dan Islam...
Sebuah wilayah yang setiap harinya melahirkan anak-anak penghafal Al-Qur’an...
Sebuah daerah yang para pemudanya tidak berhura menghabiskan kehidupan, tapi memperkuat barisan agar bisa mengalahkan Israel yang Jahannam...
Sebuah negeri yang memiliki muslimah hebat lagi taat. Mencetak generasi Rabbani untuk berjuang memilih hidup berorientasi Akhirat serta merelakan dan mendukung pilihan suami untuk berjihad..

Gaza, seluruh dunia sedang membicarakanmu...
Sambil menangis dan nestapa sembari mengeluarkan umpatan buat penyerang laknat itu...
Juga untuk memberikan semangat dan dukungan penuh pada perjuangan mujahidmu.
Perjuangan yang tak pernah padam walaupun rumah, sekolah, bahkan tempat ibadah dibinasakan.

Karena perjuanganmu, kami malu.
Kami malu padamu wahai mujahid Gaza.
Kami malu padamu wahai muslimah Gaza.
Kami malu padamu wahai anak-anak Gaza.
Kami malu....
Kami disini tiada mampu untuk menyaingi perjuanganmu..
Kami malu....
Namun, karenamu kami bersemangat dan sadar...
Bahwa surga itu tidak bisa dibeli dengan harga murah, karena kalian membeli surga dengan meregang nyawa.
Bahwa surga itu mahal dan hanya untuk yang memperjuangannya, karena kalian memperjuangkan surga dengan memperjuangan tanah syam yang suci itu, tanah syam yang ada masjid Al-Aqsa itu.

Kami malu padamu wahai Pejuang Gaza, Palestina..
Kami di sini masih menghabiskan puluhan menit untuk bercengkrama, sedang kalian menghafal Al-Qur’an..
Kami di sini masih berleha-leha menunda shalat, sedang kalian shalat tepat waktu berjamaah tanpa takut dengan tank-tank laknat dibelakangmu.
Kami di sini  masih bisa tertawa lebar menonton lawakan semu, sedang kalian menangis ketika melihat kepergian syuhada atau melihat luka yang terjadi pada keluarga.



Read More..

Selasa, 20 November 2012

Selamat Hari Anak Sedunia


Selamat Hari Anak Internasional
Happy Universal Children’s Day
Selamat Hari Anak Sedunia

Yaa Allah...............
Semoga anak-anak sedunia bisa mendapatkan kasih sayang yang tepat dr orangtuanya, bukan dari pengasuh atau pembantunya.
Semoga anak-anak sedunia tumbuh menjadi generasi cerdas, sehat, tegar, kuat, bahagia, dan berakhlak mulia.

Yaa Allah...............................
Terkhusus buat anak – anak dunia
Semoga anak-anak di Gaza tidak lagi menjadi korban sasaran kebrutalan Israel yang menyebabkan kematian dan luka-luka
Semoga anak-anak di Syria tidak lagi menjadi korban kekejaman pemimpinnya.
Semoga anak-anak di Rohingya dapat hidup bebas dengan memeluk agamaNya
Semoga anak-anak di Somalia dapat bermain tenang tanpa diganggu rezim pemimpinnya.
Semoga anak-anak di Ethiopia dan Negara Miskin Afrika terhindar dari bencana kesehatan busung lapar yang menyebabkan kematian dan kekurangan gizi.

Yaa Allah................
Untuk anak-anak Indonesia.
Semoga anak-anak Indonesia bisa menjadi anak bangsa yang hebat, penuh karya, dan dedikasi tinggi pada agama.
Semoga anak-anak Indonesia tidak menjadi generasi alay yang hobi mendengarkan musik dan jogat joget tak selayaknya.
Semoga anak-anak Indonesia tidak tumbuh dan dapat membentengi diri dari lingkaran kehidupan sekular dan liberal 

Selamat Hari Anak Sedunia
Semoga masa anak-anak kalian dijalani dengan penuh cinta dan didikan agama.............


Read More..

Sabtu, 03 November 2012

Salah Langkah - Fatal


Pengalaman ini terjadi ketika aku sedang mengikuti training test 1 di Taman Hutan Raya (TAHURA) Mandiangin Kalimantan Selatan. Training test 1 adalah suatu agenda wajib tahunan yang harus diikuti oleh semua siswa junior yang tergabung di organisasi 4P (Pramuka, PMR, Pencinta Alam, dan Paskibra). Aku adalah salah satu junior paskibra dari 23 siswa lain yang juga mengikuti training test 1 itu. Waktu itu aku baru beberapa bulan menjadi siswi berseragam putih abu-abu di salah satu SMA favorit dan standar internasional di Kalimantan Selatan.

Kegiatan training test 1 diagendakan selama 2 hari (sabtu-minggu). Kami semua berangkat pada sabtu pagi dengan menggunakan bis. Sungguh hal yang sangat aneh ke gunung naik bis, sementara siswa-siswa junior dari organisasi yang lain menggunakan truk. Melihat kenyataan yang terjadi ketika berangkat itu, aku berpikir bahwa organisasi kami tidak “sekejam” organisasi yang lainnya seperti Pramuka dan Pencinta Alam yang harus berjalan berkilo-kilo meter untuk sampai ke tempat perkemahan.

Tiba di lokasi perkemahan Taman Hutan Raya, kami pun langsung bergegas mendirikan tenda, melakukan rutinitas rutinitas PBB beserta hukuman dan teriakan dari siswa senior. Bahkan untuk meminta makan saja, kami harus bernyanyi seperti “topeng monyet” yang lapar. Sungguh ini adalah pengalaman yang pahit tetapi mengasikkan bagiku. Kegiatan tidak hanya dilakukan pada siang hari, pada malam hari pun demikian. Sekitar pukul 20.00 WITA kami semua dikumpulkan di lapangan untuk aksi pentas seni dari masing-masing organisasi. Acara pensi (pentas seni) itu berakhir sekitar pukul 22.00 wita. Namun, kegiatan pada hari itu tidak berhenti begitu saja, dilanjutkan oleh agenda  yang biasa disebut JURIT MALAM.

Jurit Malam dilakukan oleh semua organisasi 4P. Berdasarkan kabar burung, jurit malam dilakukan perorangan dan jurit malam dengan rute paling jauh adalah pencinta alam dan pramuka yang konon kabarnya memutari gunung. Mendengar hal itu, kami gugup bukan kepalang, apakah paskibra juga demikian? Ternyata kabar burung itu benar, Paskibra adalah organisasi dengan rute paling pendek walaupun tetap dilakukan perorangan. Waktu sudah menunjukkan pukul 01.00 wita dinihari, tetapi namaku tidak kunjung disebutkan oleh kakak senior untuk jurit malam itu. Aku sudah menunggu hampir 1,5 jam, dan hanya tersisa sedikit siswa junior yang belum dipanggil. Aku berharap mendapatkan urutan terakhir, karena dalam benakku ketika urutan terakhir pasti ditemani oleh kakak senior. Namun, itu hanyalah harapan, namaku dipanggil dan aku urutan 18 dari 23 junior. Aku berjalan mengikuti rute yang ditunjukkan dan diberi bekal satu obat nyamuk. Yeah, satu obat nyamuk, obat nyamuk yang ukurannya paling besar kira-kira 7 cm, hanya potongan obat nyamuk. Kakak senior berpesan “obat nyamuk jangan sampai hilang, karena ini demi keamanan”.

Aku memberanikan diri berjalan, berjalan memasuki hutan dengan bibir komat kamit membaca berbagai macam bacaan Al-Qur’an dan baru sampai ke bibir hutan, ada post pertama yang merupakan post keberangkatan. Aku disuruh duduk di sungai yang berair dingin pada malam itu. Karena aku adalah junior, aku pun mengikutinya, aku diberi secarik kertas yang harus dihafalkan. Kertas password yang harus dihafal. Bagiku menghafal potongan paragraph tidak masalah, tetapi ini adalah potongan paragraph menyeramkan yang harus dihafal di air dingin. Air dingin bagi penderita asma sepertiku adalah momok yang menakutkan. Potongan paragrapnya seingatku demikian “aku berjalan ditengah hutan sendirian, membawa mayat korban kecelakaan tadi sore di sebelah kanan, ditemani hantu hutan tahura yang menyeramkan dan blab la bla bla”. Aku lupa diksi yang sebenarnya tetapi intinya demikian dan sangat panjang. Selain itu, aku disodorkan secarik kertas lagi untuk dihafalkan. Yeah, kertas yang berbunyi “ Asmiani kesana kemari bejalan mengawani nini yang handak kawin lawan kai”. What? Apa-apaan ini? Ternyata itu adalah nama kodeku untuk malam mini.

Waktu untuk menghafal sudah habis, dipost itu aku diajarkan supaya hormat dan memberikan salam terlebih dahulu jika menemui post serta mengucapkan nama kodeku dan password yang menyeramkan itu. Aku diberi petunjuk jalan untuk menuju post berikutnya, katanya sih ikutin tali merah ikutin tali merah. Beberapa post telah aku lewati, ditengah jalan aku ada bertemu dengan kakak kelas yang “uhuk” denganku sehingga ada beberapa rute yang mana aku ditemani olehnya berjalan berdua. Namun, pada post 5 menuju post 6, kakak itu tidak lagi menemaniku karena ada tugas juga dari organisasinya yang harus gantian jaga post. Akupun berjalan sendirian, aku melihat ada kakak senior paskibra di depanku dan aku mengiringi beliau. Konyolnya, beliau berjalan menuju daerah yang “hutan banget” aku tetap mengikutinya sampai di suatu tempat aku kehilangan jejak beliau. Aku berdiri ditengah hutan yang berair kurang lebih selutut dan ditumbuhi rerumputan. Dalam pikirku, tak mungkin kakak seniorku mencari jalan rute menuju post 6 serumit ini. ditanganku, tidak ada obat nyamuk lagi, dan akupun menangis sekencang-kencangnya dan berteriak “Tolooooong, Toloooooooong, Kakaaaak, Miaaaa kakak”. Aku berteriak tak hanya sekali dua kali, puluhan kali aku berteriak sampai ada kakak abituren dari organisasi Pencinta Alam yang menemukanku dan menemaniku. Beliaupun berteriak lebih kencang dariku, “Paskibra dimana woy, Paskibra dimana, junior kam sasaaat”. Akhirnya kakak itu mengantarkanku ke post paskibra dan semua kakak senior di sana bingung juga karena urutan 18 tidak kunjung datang. Padahal urutan 23 sudah sampai di post itu. Sialnya mereka tidak ada inisiatif untuk mencariku. Kakak yang menemukanku sewaktu tersesat itu langsung memarahi kakak seniorku, karena tidak ada usaha sewaktu mengetahui loncatnya urutan dari 17 langsung 19.

Akupun dibebas tugaskan di post itu, tanpa hukuman, tanpa teriakan, tanpa password, tanpa nama kode dan aku hanya dikelilingi oleh kakak senior paskibra yang menanyakan “kemana tadi ding kemana?” atau “kenapa tadi ding kenapa”. Hello, mereka mengerti tidak aku sedang shock ditanya ini itu. Lalu ada kakak yang bertanya, “ding, mana obat nyamuk km?” dan aku pun menggeleng. Ternyata obat nyamuk itu adalah “pawang” agar tidak diikuti oleh makhluk gaib dan binatang buas. Setelah kejadian itu, aku diminta untuk tidur, tidur beralaskan tanah dan baju basah, berselimut dinginnya hawa hutan Kalimantan, dan beratapkan langit yang sungguh indah tanpa bintang.

Keesokkan harinya, nama mia sungguh terkenal, terkenal karena tersesat di hutan dan mengikuti setan yang menyerupai seniornya. Sungguh ini tidak terlupakan.


***
Cerita ini terjadi ketika berusia dipenghujung 14 Tahun..
Wattaaaa, 7 Tahun yang lalu....

Read More..

Jumat, 02 November 2012

Analisis Psikoterapi dalam Novel “Jadie – Tangis Tanpa Suara”


Analisis Psikoterapi dalam Novel “Jadie – Tangis Tanpa Suara”

A.    Gambaran Cerita dalam Novel
            Torey Hayden adalah seorang terapis yang bekerja di sebuah kota kecil di Pecking. Torey, sapaan Torey Hayden  meninggalkan pekerjaannya di Sandry Clinic yang sudah ia tekuni selama 3 tahun. Torey tertarik untuk mengajar pada sebuah kelas berkebutuhan khusus di Pecking. Kelas yang terdiri dari 4 orang anak yang mengalami hambatan perkembangan. Di dalam kelas tersebut terdapat 3 anak laki-laki dan 1 anak perempuan.
            Reuben adalah anak pertama yang datang ke kelas sewaktu Torey mulai mengajar di sekolah tersebut. Reuben berusia 9 tahun, penyandang autisme, bisa berbicara, mampu melakukan toilet training, dan memiliki prestasi akademik yang cukup bagus. Reuben diberikan farmakoterapi oleh orangtuanya dan mengikuti kursus renang dan bermain piano.
            Jadie adalah satu-satunya anak perempuan berusia 8 tahun yang ada di kelas tersebut. Jadie didiagnosa mengalami hambatan perkembangan elective mutism. Elective mutism adalah gangguan yang terjadi pada individu berupa tidak mau berbicara kepada orang lain (membisu) karena alasan-alasan psikologis, walaupun secara fisik dan intelektual mampu berbicara secara normal.
            Philip berusia 6 tahun, ia terlahir prematur dari seorang ibu pencandu narkoba, mengalami perkembangan yang lambat dan harus diasuh dengan berganti-ganti orangtua angkat. Jeremiah adalah murid terakhir di kelas Torey, seorang anak keturunan Sioux asli Amerika. Tukang kelahi dan berasal dari keluarga menengah ke bawah.

B.     Identifikasi Gangguan
            Dalam novel ini, yang menjadi pembahasan utama Torey adalah Jadie, yang berusia 8 tahun dan mengalami elective mutism. Torey sangat excited terhadap hambatan perkembangan ini, karena ia sudah berkali-kali menghadapi anak seperti Jadie. Jadie pada awalnya didiagnosa mengalami elective mutism yaitu gangguan yang terjadi pada individu berupa tidak mau berbicara kepada orang lain (membisu) karena alasan-alasan psikologis, walaupun secara fisik dan intelektual mampu berbicara secara normal. Namun, sejalan dengan proses terapi Jadie tidak hanya mengalami elective mutism, ia juga diduga mengalami penyiksaan seksual, korban pedofilia atau seorang anak pengikut ajaran setan yang menghina agama Kristen.
            Jadie diidentifikasi mengalami elective mutism karena melihat adanya simptom-simpton yang ditunjukkan oleh Jadie beberapa tahun belakangan, yaitu
1.      Tidak berbicara sepatah katapun di kelas, tetapi berdasarkan informasi keluarga, Jadie di rumah mampu berbicara.
2.      Tidak tertawa di kelas.
3.      Tidak menangis di kelas.
4.      Tidak batuk, tidak bersendawa, tidak tersedak selama ia berada di kelas.
5.      Tidak menyedot “ingus” yang keluar dari hidungnya, bahkan membiarkan ingus tersebut menetes menjijikan.
            Jadie sama sekali tidak mengeluarkan suara sedikitpun selama di kelas dan ini sudah berlangsung lama. Selain itu, Jadie pernah tidak naik kelas sewaktu di TK karena Jadie tidak ada interaksi dengan teman sebayanya dan dikucilkan, padahal ia mempunyai kemampuan akademis yang bagus. Di kelas, Jadie adalah murid yang paling “anteng” karena tidak protes seperti Jeremiah dan mampu menyelesaikan tugas-tugas dengan baik daripada Reuben, Philip dan Jeremiah.
            Setelah proses terapi yang dilakukan oleh Torey dan akan dijelaskan pada poin C, Torey ternyata menemukan peristiwa-peristiwa yang menguatkan dugaannya bahwa jadie mengalami penyiksaan seksual dan korban pedofilia serta adanya asumsi tentang aliran setan yang ada disekitar Jadie.
            Torey mengasumsikan demikian karena adanya ciri-ciri yang terlihat pada Jadie, seperti :
1.      Pada suatu hari ketika kelas Torey melakukan kegiatan diluar sekolah, Torey menemukan Philip teriak – teriak dan menangis histeris ketika sedang berada di toilet. Setelah dibuka, ternyata Jadie ada di dalam toilet bersama Philip dan ditemukan adanya bekas gigitan pada penis Philip dan Jadie yang melakukannya.
2.      Jadie dapat menjelaskan secara “jelas” tentang oral seks yang seharusnya tidak diketahui oleh seorang anak perempuan yang berusia 8 tahun.
3.      Pada suatu ketika, Jemeriah sedang bercengkrama dengan Jadie tentang alat kelamin laki-laki dan perempuan serta alat kelamin anjing. Ketika ada anjing, Jadie hampir saja ingin mempraktekkan oral seks pada alat kelamin anjing yaitu memasukkan alat kelamin anjing ke dalam mulutnya.
            Berdasarkan hal tersebut, menurut Torey tidak akan mungkin seorang anak perempuan berusia 8 tahun mengetahui dan melakukan hal – hal terrsebut jika Jadie tidak mengalami penyiksaan seksual atau menjadi korban. Setidaknya dalam hemat Torey, Jadie tidak melakukan hal tersebut jika hanya dengan menonton Blue Film tanpa mengalami atau menyaksikan secara langsung. Hal ini diperkuat setelah Jadie dirawat di salah satu rumah shelter dinas di mana berdasarkan hasil uji selaput dara, selaput dara Jadie dan kedua adiknya yang berusia 6 tahun dan 1 tahun sudah pecah.
            Jadie juga diasumsikan oleh Torey menjadi bagian dari Aliran Setan atau setidaknya aliran setan tersebut berada disekelilingnya. Hal ini diidentifikasi berdasarkan pada :
1.      Jadie ketika play therapy berupa menggambar, Jadie menggambarkan tanda X yang merupakan bagian dari tanda aliran setan.
2.      Di perut Amber, adiknya Jadie terdapat tanda X juga yang digoreskan dengan pisau oleh Jadie.
3.      Jadie pernah menceritakan kepada Torey dan juga kepada Lindy tentang meminum darah. Meminum darah adalah bagian dari ajaran setan.
4.      Jadie sangat takut dengan angka 6 seperti pada usia 6 tahun karena angka 6 dalam aliran setan adalah angka kejahatan (666).

            Jadi, berdasarkan uraian yang telah dijelaskan sebelumnya, Jadie mengalami berbagai macam gangguan hambatan perkembangan yang komplek walaupun pada awalnya hanya mengalami elective mute, tetapi juga mungkin mengalami penyiksaan seksual, korban pedofilia atau berhubungan dengan aliran setan yang mungkin ada di sekitar jadie.

Selengkapnya, bisa di download di sini : Analisis Psikoterapi dalam Novel Jadie-Tangis Tanpa Suara

Read More..